Satu Rasa tapi takkan BERSATU

 

terasa tapi tak ada
terasa tapi tak ada

Kala senja tlah mulai merona

Tapi ku msh terpaku menatap langit yang samar-samar tertutup awan

Malam akan trjelang,..

Tapi aku masih bertahan dengan rasa gundah yang kian menusuk didada ini

Ku kecewa semua tlas terlewati

Semua tlah berlalu seperti berlalunya siang hari ini

Tapi tak mungkin sama dengan kita

Kita takkan mungkin mengulangi kenangan itu lagi

Hati ku semakin menolak untuk semua rasa yang ada

Karena semakin ku bertahan dengan rasa yang aku punya

Aku semakin galau dan semakin tak tahu arah

Semakinku rasakan cinta, yang takkan ku lupa

Kau ada, kau cinta, kau sayang

Tapi tak terwujud

Kau bersama dia

Kau sayang dia..tapi mengapa kau juga sayang aku

Mengapa aku juga sayang dia

Mengapa kita punya rasa yang sama

Mengapa Hadir disaat kita telah sama sama ada

 Kau hanya fatamorgana?

Kau hanya penawar luka

Kau aku dan dia

Kau,..aku dan dia

Ku ingin hanya kau dan aku

Bukan dia,..

Aku,..aku terluka karenamu, karena dia dan dia,.

Aku,..

Dan aku akan tetap terluka karena cinta

Dan hatikupun menagis karena luka

 

 

kokoh indah tapi fatamorgana

Satu rasa ADA tapi takkan NYATA

 
 

Satu rasa ADA

 Ada satu cinta untuknya

 Ada satu rindu untuknya

Ada satu rasa untuknya

Ada satu rasa cinta kasih untuknya

Tapi takkan ada rasa dan rindu menjadi Satu

Takkan ada  rasa yang di miliki menjadi terpadu

Yang ada hanya rasa yang terbelenggu di dalam kalbu

Yang ada hanya sedih dan kepiluan yang semakin lara

Yang ada hanya hati yang tersayat  sembilu

Yang ada hanya luka

Luka yang tak terlihat tapi terasa Takkan ada kata yang cinta yang terucap

tetap bersemi sampai kapanpun

 

Takkan ada semua ini menjadi nyata

Hanya ada kata cinta yang terpatri dalam sanubari

Yang ada hanya air mata yang menangisi rasa dan asa tapi takkan terwujud

Yang ada hanya senyum yang perlahan-lahan hilang tapi akan tetap terkenang

Akan ada cinta, kasih, rasa rindu yang mendalam

Akan selalu ada semua rasa yang menggebu didada

Tapi tetap akan ada, walaupun sampai kapanpun takkan bisa jadi nyata

Hanya dalam dada dan dalam angan

Sampai kapanpun dan akan tetap selalu ada

Bersemanyam dan akan terus bersemanyam….

Dan akan tetap ada sampai aku dan kau masih ada 

 

 

Tapi takkan NYATA

BERAkHir TaPI TeTAP Ada

Hati yang ngelangsa

Tiba –tiba air mataku jatuh seakan-akan tidak bisa dibendung

Aku tak tahu kenapa

Mungkin  hanya terbawa oleh pikiran yang berkecamuk sesaat

Mungkin rasa sedih yang sangat sukar dihapuskan dari kalbu yang semakin lama semakin bergayut

Atau hanya mungkin suasana hatiku yang sedang hampa

Kenapa semua seakan-akan tak membuat diri ini berarti

Hati ini terlalu kecewa dengan apa yang terjadi

Kucoba tuk menepis..tapi semakin kutepis semakin jelas terlihat

Kenangan yang mengusik jiwa yang membuat hati ini berduka

Kenapa aku begitu rapuh
Aku bertanya pada diri ini

Kenapa tiba-tiba jadi bodoh

Kemana dirimu yang begitu tegar

Kemana dirimu yang begitu semangat dalam menapak kehidupan

Kenapa aku terbawa rasa luka yang akan membuat lara

Tapi aku harus bangkit..untuk bangkit

Walaupun batin tersayat luka tapi hidup harus berjalan

Aku tidak mau jalan ditempat..

Aku harus berjalan walaupun perlahan

Tapi aku akan tetap berjalan..aku harus sampai  tujuan

Yah akhir tujuan yang harus ku tuju harus sampai ke tepi

Biar dapat kulabuhkan perahu yang mulai goyang ini

Kan ku lawan angin kencang yang menerpa bidukku ini

Tuk diriku dan tuk orang-orang yang iklas menyanyangikuHatiku harus kembali padanya..bukan dirimu yang hanya fatamorgana

Berakhir tapi tetap ada

Cinta TAK beruJUNg

cinta tak berujung

Hari-hari yang telah kita lewati bersama akan tinggal kenangan

Hari-hari bahagia kan kau jelang

Aku bahagia kau menemukan orang yang bisa mengerti akan dirimu

Ada kesedihan yang mendalam..yang menyesak di dada

Tapi itu harus terlewati..karena memang kita tak akan bersatu

Banyak perbedaan yang harus kita hadapi

Tak akan mungkin…bertemu

Bahagialah dirimu..adanya

Walaupun aku harus kehilangan dirimu tuk selamanya

Cinta,,ya cinta kita takkan berujung

Hanya sampai disini

Selamat tinggal kenangan kisah cinta yang pernah kita renda

Selamat tinggal kasih..cinta kita tak akan terwujud adanya

Selamat kasih…semoga kau bahagia

Jangan pernah kau lupa ada orang yang  mencintaimu apa adanya

HaNya LaMUnaN…..

 

 

 

 

 

 

 

 

 Hati ini terkadang teramat sepi dan sangat sepi.

 Jauh disudut hati ini  berkecambah kasih yang amat dalam

 Tapi itu hanyalah ingatan sesaat akan masa silam

 Masa-masa disaat itu kita pernah renda bersama

  Sejenak fikiran ini menerawang jauh dan sangat jauh

  Lamunan hanyalah sebuah  lamunan  

  Yang  tenggelam dalam kemuraman suasana

  Lamunan yang tak berdasar dan tak ada makna

  Lamunan sesaat kemudian pergi

  Hanyalah kenangan indah kenangan masa lalu

  Kenangan yang tlah terjadi tak perlu disesali

  Kenangan yang tak perlu diingat  hanyalah sebuah kenangan

  Dan tinggal jadi sebuah kenangan yang terindah

  Dan akan tetap bersemayam dalam sanubari

  Entah sampai kapan..waktu yang akan menjawab.

Cinta

Cinta..kata yang gampang tuk diucapkan

Sangat susah tuk dilaksanakan

Cinta …terkadang hanya di bibir saja, tak sampai kehati

Cinta terkadang ada di hati tapi tak bisa tuk dimiliki

Cinta terkadang bersama dalam suatu biduk

Tapi tak ada cinta yang ada hanya keterpaksaan

Keterpaksaan yang berdalih cinta

Cinta terkadang harus berkorban

Cinta terkadang tak pernah kesampaian

Cinta terkadang hanya bertepuk sebelah tangan

Cinta dan cinta..

Tetap cinta dan saling cinta

Sampai maut memisahkan

Tetap cinta walaupun tak bisa disatukan

Sayang yang tak pernah putus

 

Ketika hatiku gundah hanya engkau Yang tahu Ya Tuhanku

Ketika ada kata yang menusuk hati

Hanya kepadamu aku mengadu Ya Robby

Waktu aku melakukan kesalahan

Hanya engkau yang mengerti dan memberi maafmu Ya Ilahi

Disaat aku terpuruk dan terjatuh pada keputusasaan

Kau tetap merangkulku dengan kasih dan sayangmu Ya Gusti

Disaat hati lengah dan terpesona dengan dunia yang fana ini

Engkau tetap memberi petunjukmu Ya ILaHi

Ya Rahman, Ya Rahhim, Ya Aziz..Ya Quddus ..

Hanya kepadamu aku bersandar dengan segala kekurangan

Dengan segala keterbatasan

Dengan segala kesalahan..

Tapi engkau tetap dan tetap sayang dan teramat sayang kepadaku.

Kala semua tlah TERHENTI

kala semua telah terhenti

 

 

 

 

 

 

 

 

Kala sore sudah mulai menghadang dan rona merah sudah mulai ada

Masih bisakah tuk kembali siang..dan bersinar

Kala kita sudah tak bertegur sapa satu sama lain

Masih bisakah untuk berkomunikasi ..

Kala ada hati yang tersakiti dan tlah terlukai

Masih bisakah tuk bertahan dan akan tetap bertahan

Kalau cinta tlah terhianati

 Masih adakah rasa sayang dihati tuk saling mengasihi

 Kala senyum tak lagi mengembang

Masih adakah secercah harapan dan impian

Kala kata sudah tak bisa terucap

Masih bisakah untuk mengumbar janji

Kala waktu sudah terhenti

 Masih bisakah tuk berbuat kebaikkan

 Kala nyawa tlah terpisah dari badan

 Tak akan ada lagi pertanyaan dan jawaban

 Yang ada hanya badan seorang diri

 Meratapi apa yang tlah terjadi dan tak kan kembali

 

 

BerAKhir SuDah

Berakhir sudaH

Ku termanggu memandang keluar jendela di dekat ruang kerjaku

Aku tak tahu apa yang kulihat

Yang terbayang hanya persoalan demi persoalan bersilih ganti

Persolan itu tetap  berlegar-legar di ruang benakku

Di sudut otak ini dikerumuni oleh andaian-andaian yang merumitkan 

Andaian-andaian yang tak mungkin terjadi

Kenapa ini selalu menggangu dan terus membayangi hidupku

Aku lelah dengan semua masalah

Aku ingin lari dari semua

Aku pergi tapi entah kemana

Tapi aku juga tak ingin lari dari rasa tanggung jawab

Aku harus merobah ini semua

Lelah dan resah enyahlah dari hidup ini

Pergi dan jangan pernah tuk menggangguku lagi

Aku ingin mulai semua kehidupan yang lebih berarti

Tuk orang-orang yang aku cintai dengan sepenuh hati

Lari tuk menggapai apa yang aku impikan

Takkan lagi hanyut dengan masalah yang tak berkesudahan

 

Keresahan

hati yang sedang galau

Kegalauan hati ini

Entah kenapa hari ini terasa sangat membosankan

Hatiku terasa begitu hampa..

Tak tau dinyana tiba-tiba hadir semua

Yang pernah membuat hati ini terluka

Aku resah dan bimbang menghadapi semua

Perasaam bimbang ini kucoba tuk mengikisnya

Tapi entah kenapa…

Hanya rasa kesal yang semakin mendesak di dada ini

Bibit lampau tak kunjung tuk beranjak dari pikiran ini

Galau, resah, gundah semua bercampur aduk

Aku sunyi dalam keramaain

Aku sepi dalam kebisingan

Aku sendiri di tengah suara gaduh

Aku…ya aku sepi..dan hampa..

Yang tak berkesudahan..